Diakah Pasangan Idealmu

Letterwealth

Pasangan asmara yang ideal tentunya adalah yang dapat memenuhi kebutuhan kamu. Misalnya saja kamu menyukai kehidupan glamor maka pasangan yang ideal adalah yang bisa melimpahi kamu dengan materi. Namun sebenarnya hal ini adalah faktor yang terlihat di permukaan saja. Ada hal-hal lain yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih pasangan hidup:

1. Tulus hati dan jujur

Perhatian yang diberikan kepada kamu bukanlah pura-pura atau berdasarkan pamrih. Kamu juga bisa yakin bahwa dia .jujur pada dirinya sendiri, kamu dan orang-orang di sekitarnya. Agar ia bisa jujur tampilkan dirimu apa adanya, jangan terlalu banyak memoles diri. Dengan demikian pasangan kamu akan memnunjukkan dirinya yang sebenarnya.

2. Bisa menghargai perbedaan

Dia tetap bisa menghargai keputusanmu meskipun kamu memiliki cara pandang yang berbeda dengannya.

3. Kematangan dan tanggung jawab

Tanda-tanda seseorang telah mencapai kematangan pribadi adalah bila seseorang bersedia membantu memcahkan masalah, tidak ingkar janji. Bila dia tidak memiliki kematangan dan tanggung jawab, kamu akan merasa tidak nyaman disampingnya.

4. Punya kepercayaan diri

Ia tidak mudah terombang-ambing, tidak gampang tersinggung, dan tidak menganggap dirimu sebagai ancaman. Jika pasanganmu tidak punya rasa percaya diri, akan sulit bagi Anda untuk sejalan dengannya dalam banyak hal.

5. Terbuka secara emosional

Dia mau berbagi perasaan baik ketika senang ataupun susah. Keterbukaan emosional menandakan pula bahwa ia mempercayai kamu dan merasa nyaman di dekatmu.

6. Memiliki perhatian

Perhatian bisa melanggengkan hubungan asmara. Tapi jangan kamu saja yang terkagum-kagum dengannya. Dia pun harus memiliki perasaan yang sama padamu.


Di dapat
Di sini Kedip-kedipin

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

‘Menjinakkan’ Alis Liar

Letterwealth

Dikaruniai alis yang tebal dan lebat memang patut disyukuri. Tapi mensyukuri saja belum cukup. Bayangkan saja bila alis yang tebal dan lebat tersebut malah jadi tumbuh bak rumput liar di halaman rumah yang tidak terpelihara. Alih-alih bisa dibanggakan, wajah malah terlihat ‘semrawut’.

Untuk Anda yang selama ini sudah merawat dengan baik bingkai wajah tersebut, tentunya sudah cukup akrab dengan pinset. Mencabut bulu-bulu liar yang tumbuh di luar bingkai alis selama ini mungkin juga rutin Anda lakukan. Tapi nyatanya, tidak selamanya merapikan alis harus selalu dicabut.

Bayangkan saja bila bulu alis yang panjang tapi masih tumbuh mengikuti garis dengan rapi juga mesti Anda cabut. Sayang kan? Ini juga buruk karena akan membuat alis jadi tampak tipis. Lebih baik lakukan snipping, alias mengguntingnya untuk sekedar merapikan. Caranya?


z
Sisir alis ke arah atas untuk mengecek apakah ada bulu alis yang sudah terlihat memanjang ataupun mencuat sendiri keluar
z
Ambil gunting kecil dengan ujungnya yang pipih (khusus alis) dan mulailah menggunting ujung dan merapikannya sesuai garis alis (tidak keluar garis)
z
Kali ini sisir bulu alis ke arah bawah sambil mengecek lagi
z
Ulangi kembali langkah nomer dua bila masih ada bulu alis yang terlalu panjang
z
Setelah selesai kembali cek panjang bulunya apakah sudah sejajar dengan deretan bulu yang lain
z
Lanjutkan kembali snipping sampai semuanya rapi dan alis tidak terlihat ‘liar’ lagi

Merapikan alis memang sebaiknya dilakukan minimal seminggu sekali untuk keseluruhan. Untuk cara merapikan yang dicukur ataupun digunting, sebaiknya dicek setiap 2 hari sekali, karena bulu alis akan relatif lebih cepat tumbuh kembali.

Jangan lupa untuk membubuhkan eye shadow pada alis untuk kesan lebih natural.

Letterwealth



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

It’s About Listening,


Komunikasi memang kunci dalam membangun suatu hubungan baik dengan setiap indvidu. Hubungan personal didasari bagaimana Anda sendiri juga melakukan effort untuk membuka diri bagi orang lain.

Tidak jarang kerap terjadi salah paham karena buruknya proses komunikasi antara 2 orang invidu. Masalah yang paling sederhana tapi sering muncul ke permukaan adalah karena tidak adanya keinginan untuk mendengar. Bagaimana Anda bisa membuka diri bila untuk mendengarkan orang lain saja tidak mampu?

Menjadi pendengar yang baik memang bukan hal yang mudah. Kendati demikian bukan berarti juga mustahil untuk dilakukan. Beberapa poin sederhana yang bisa ‘diusahakan’ untuk menjadi seorang pendengar yang baik adalah beberapa di bawah..

EMPATI. Percayalah, Anda tidak akan bisa menjadi seorang pendengar yang baik apabila tidak dapat menempatkan diri dalam posisi dan apa yang dirasakannya. Anda tidak akan mengerti kesulitannya bila tetap melihat dari kacamata Anda, dan bukan dari kacamata dia.

IKLIM. Tidak akan ada orang yang akan lepas bercerita masalahnya bila iklimnya tidak mendukung. Buatlah iklim bercerita, suasana dan kondisi, dari diri Anda sendiri agar orang tersebut merasa secure, nyaman dan dihargai untuk berbicara.

PROAKTIF. Jangan hanya menjadi patung karena saking pasifnya saat teman Anda bercerita. Ia memang mencari pendengar yang baik, tapi bukan berarti yang pasif. Dengarkan ceritanya dan cobalah untuk responsif. Berikan tanggapan yang jernih, tetapi sesuai dengan situasi dan realistis.

GESTURE. itu perlu. Sekali lagi jangan seperti patung dan tanpa ekspresi. Posisikan tubuh dengan santai dan sesuaikan bahasa tubuh Anda dengan dia. Pandang matanya (eye contact) sambil memasang muka serius tapi bersahabat. Anggukan kepala adalah gesture yang baik penanda Anda menyimak perkataannya.

PANCINGAN. Berikan kata-kata yang bisa memancingnya untuk lebih bebas bercerita, semisal, ‘lalu’, ‘terus’, ‘bagaimana’, dll. Pertanyaan terbuka yang menggali apa yang ia rasakan juga boleh, selama tidak mengganggu atau membuatnya tidak merasa nyaman.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Free Website templateswww.seodesign.usFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver